Estimasi Hasil Agribisnis Jabon

Jabon merupakan tanaman kayu yang pada umumnya digunakan sebagai bahan baku industri plywood. Industri ini merupakan bentuk industri perkayuan yang relatif pesat pertumbuhannya.

Hal ini dikarenakan semenjak tahun 2002, sebuah organisasi internasional di bidang industri perkayuan atau International Trade of Timber Organization (ITTO)mengeluarkan persyaratan bahwa kayu-kayu tropika tidak boleh diekspor kecuali kayu tersebut diolah terlebih dahulu.
Industri perkayuan dalam bentuk plywood ini mengakibatkan permintaan akan kayu semakin tinggi. Industri kayu memiliki skema produksi yang unik, dimana arus outputnya lebih besar daripada arus inputnya. Penyediaan bahan baku yang relatif lama menjadi faktor kendalanya.
Agribisnis Jabon, berupaya menjawab tantangan industri perkayuan khususnya plywood tersebut. Kondisi ini dikarenakan usia panen tanaman jabon yang relatif singkat untuk ukuran tanaman kayu. Jabon dapat dipanen pada umur 6 s/d 7 tahun. Sehingga, tanaman jabon merupakan alternatif yang paling tepat sebagai bahan baku plywood atau industri perkayuan sejenis.

Harga pasaran untuk per-kubik kayu jabon saat ini sebesar Rp.1,400.000. padahal awal 2009 masih Rp 850.000,. Sedangkan untuk usia tebang 6 s/d 7 tahun satu batangnya dapat menghasilkan rata-rata sebanyak 1,5 meter kubik. Sehingga dalam 1 batang pohon jabon tersebut dengan harga sekarang dapat menghasilkan uang Rp.2.100.000.

Tetapi jabon sesungguhnya sudah bisa dipanen sebelum usia panen diatas (3, 4 atau 5 tahun)..


Dalam 1 Hektar lahan, estimasi jumlah batang yang siap dipanen adalah sebagai berikut :

Estimasi kayu jabon saat ini  Harga Rp 1.400.000 x 1,5 m3      = Rp 2.100.000 /pohon
- jarak tanam 4 x 4 meter = 625 batang pohon x Rp 2.100.000 = Rp    1.312.000.000
- jarak tanam 3 x 4 meter = 825 batang pohon x Rp 2.100.000 = Rp    1.732.000.000
- jarak tanam 3 x 3 meter = 1.000 batang pohon                     = Rp

Jika asumsi harga jual pohon Jabon usia 6 - 7 tahun per-batangnya adalah harga yang paling minim di pasaran (skenario pesimis), yaitu katakanlah Rp.1.000.000,- per-batangnya, maka dalam 1 Hektarnya kita dapat menghasilkan uang sebesar.
- jarak tanam 4 x 4 meter = 625 batang pohon x Rp 1.000.000 = Rp 625.000.000
- jarak tanam 3 x 4 meter = 825 batang pohon x Rp 1.000.000 = Rp 825.000.000
- jarak tanam 3 x 3 meter = 1.000 batang pohon                    = Rp 1.000.000.000

Pada awal 2009 harga kayu jabon 850.000/m3 . diperkirakan 5 tahun kemudian (tahun 2014) harga Rp- 1.200.000/m3.
 Tetapi Ternyata harga kayu jabon saat ini sudah mencapai Rp 1.400.000,- per M3. dan harga tegakan di kebun umur 5 tahun ada yang menjual seharga Rp 1 juta s/d 1,5 juta perpohon.

Seratus jutaan lebih pertahun merupakan hasil yang fantastis dibandingkan dengan modal yang dikeluarkan dan tanpa perawatan yang sulit.

 


JJl. Kutai No. 16 Alam Cirendeu 04/12, Pisangan ,Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten
Telp & Fax 021-74710363  Mobile: 021-97 345 76 (Esia), 0816 135 8186 (Mentari), 0878 0867 9442 (XL), 0853 1325 3704 (Simpati)
 

email: apank_jm@yahoo.co.id